 | _____________ | Aug 1, 2006 |
ah mereka lagi bicara lagi tereak lagi
acungkan pedang dan gada berangus sang lain
ah kebenaran lagi agama lagi surga lagi
seakan surga punya mereka agama di ujung jari kebenaran dalam genggaman
ah siapa sesat siapa berdagang
 | antagon | Mar 11, '08 1:47 AM for everyone |
kau yang merasa paling sengsara meski hanya kerikil kecil menempel di sela jari kakimu
kau yang merasa paling merugi meski hanya secuil hatimu digerogoti kecewa
kau yang merasa kehilangan seutuh cinta meski hanya seujung kuku cintamu dibawanya lari
duduklah sejenak tepekur di pangkuanku
kupinjami bola mata iblis kornea syetan otak brutus mental sisipus tangan besi Lenin dan Westerling plus sedikit alis mata buaya
lalu lebar matamu pantang ke depan luas tanganmu bentangkan
kau akan tahu ya berarti tidak buruk berarti baik senang berarti sedih
kau akan tahu keindahan adalah kejelekan disharmoni adalah harmoni keteraturan adalah kesemrawutan
kau akan tahu relativitas adalah keniscayaan itu sendiri
kau akan tahu ruang dan waktu selalu bergeser akan selalu bergeser
maka jadilah antagon lihat kesengsaraan sebagai keindahan lihat ketertindasan sebagai kepuasan lihat sampah sebagai harta berlimpah
jadilah antagon buang segala aturan temukan kebebasan buang segala kemapanan temukan perubahan
ingat dan hanya ingat kaulah pusat tata surya kaulah penentu segalanya
ingat dan hanya ingat westerling pun tersenyum
 | duniawi | Jan 22, '08 8:55 AM for everyone |
antum a'lamu bi-umuri dun-yakum
 | Asbak | Jun 25, '07 11:39 AM for everyone |
dunia itu asbak kita adalah puntung rokok  | Bingung | Jun 19, '07 3:04 AM for everyone |
Tuhan bingungkah Engkau dengan kreasi akal yang kau susupkan di kepala umatmu?
diam-diam mereka menyaingimu  | Senyum | Apr 30, '07 2:23 PM for everyone |
Kekasih
aku tahu tak mudah mengarungi hidup
tak mudah menyiasati perih
menyingkirkan duri dan onak
aku tahu tak mudah melempar senyum
sementara hati tersayat
tak mudah menahan tangis
sementara darah mengucur
membungkam amarah
sementara nanah membuncah
aku tahu tak mudah mengekang keinginan
sementara asa di tangan terbelah
tak mudah membekap iri
sementara etalase terpampang begitu sempurna
mengerangkeng tangan
sementara ranum buah di depan mata
Kekasih
tapi hidup adalah proses
bukan akhir
tapi hidup adalah rumus
bukan hasil
tapi hidup adalah perjalanan
bukan peristirahatan
tapi hidup adalah garis
bukan titik
Kekasih
bukan aku benci darah
bukan pula nanah
atawa air mata
bukan aku benci akhir
bukan pula hasil
atawa titik
Kekasih
aku sadar sepenuhnya
darah dan air mata adalah juga proses
nanah dan titik adalah bagian hidup
aku hanya ingin
kita merangkulnya dengan senyum
kita menjalaninya dengan menepuk dada
Kekasih
kita bukan siapa-siapa
juga bukan apa-apa
tapi kita juga adalah cahaya
juga bagian penting kosmos
Kekasih
hidup ini indah
dan selalu indah
Kekasih
aku belajar dari Chuyia dari India
gadis 8 tahun yang menjadi janda dan diasingkan
bahkan sebelum ia sdar apa arti menjadi istri
gadis kecil yang menjadi korban kebiadaban
sesuatu bernama agama
Kekasih
aku belajar dari Chava dari El Salvador
lelaki kecil yang selalu berharap
tak berulang tahun ke-12
karena 12 berarti saat
di mana ia harus melangkah terseok ke sebuah truk
untuk menjadi tentara pembunuh sesama
aku belajar dari Marsinah dari Pasuruan
yang terus dan terus menganyam harap
meski nyawa meregang
Mereka hanya punya senyum
karena itu mereka hidup
dan merayakan kehidupan
Kekasih
mari kita tersenyum
karena senyum itu hidup  | Lennon | Jan 8, '07 8:09 AM for everyone |
Satu ciuman saja untukku lunas sudah segala payah
Satu ciuman saja untukku agar aku tak lagi berharap agar aku berhenti menyiksa diri membawakan tas dan belanjaanmu membukakan pintu mobil untukmu menuntunmu menyeberang jalan melindungi dari debu yang hendak menempel di wajahmu
Satu ciuman saja untukku agar aku tak lagi berhitung
Aku tak merasa berhak memilikimu dan ku tak ingin aku tak merasa berhak dimilikimu dan ku tak ingin hanya satu ciuman itu saja
Satu ciuman saja untukku agar tak lagi aku merasa surga ada di telapak kakimu
Aku tahu dengan tangan dan mulutmu kau menolak memberikan ciuman itu tapi aku percaya bahasa matamu memberikan harapan suatu saat satu ciuman itu untukku
Atau mungkin kau sengaja menggantungku membuat ciuman itu menjadi horison indah selalu penuh harapan namun tak pernah jua kesampaian
Satu ciuman saja untukku tak lebih tak kurang
Atau mungkin kau menganggap satu ciuman takkan mungkin cukup untukku atau satu ciuman akan membuatku melepasmu mencari satu ciuman yang lain
Satu ciuman saja untukku aku akan rela Memberikan selimutku untukmu sementara kumenahan gigil Meminta maaf untukmu bahkan ketika kau sadar kaulah yang salah Menelponmu tiap jam 11 malam sekadar mengucap selamat tidur
Ah perempuanku kau memang lebih pintar dari yang kukira aku mati langkah tak kunjung beroleh satu ciuman saja
Tapi perempuanku ternyata kau tak cuma pintar tapi juga kejam ketika dari sudut mata kiriku kutahu dengan mudah kau berikan ciuman yang itu padanya entah siapa dia
Satu ciuman saja untukku tak lagi kubutuhkan
Satu ciuman saja untukku ternyata tak semahal itu
Ah, dunia memang kejam atau aku yang sok melankolik
Kau yang dulu mengajariku sepi ing pamrih hanyalah mitos bahasa politik raja jawa untuk membuat para kawula rame ing gawe
bahkan ibu berpamrih pada anaknya, katamu
Perempuanku kau berhutang pamrihku kau berhutang satu ciuman yang itu
29 mei 2006
 | A | Dec 15, '06 12:12 AM for everyone |
Mereka bilang ayat itu berbunyi A dan tak bisa berbunyi B Mereka bilang ayat itu berarti A dan tak bisa berarti B Mereka bilang karena berarti A maka semua harus setuju dengan konsekuensi A Mereka bilang karena semua harus setuju A, maka hukum harus berdasarkan A Mereka bilang bahkan Tuhanpun pasti setuju A Mereka bilang Tuhan ada di kepala mereka
tak ada B tak ada C
Lalu mereka membakar karena A membunuh atas nama A memberangus atas dasar A
Lalu mereka mengunci rapat A dalam otaknya menutup kemungkinan tumpul bebal
Lalu mereka mati di bawah kerangkeng A
 | Pamrih | Nov 5, '06 10:52 AM for everyone |
adakah tanpa pamrih?
guru ngajar murid ibu nyayang anak sopir ngantar penumpang dokter ngobati pasien
adakah tanpa pamrih?
induk ayam lindungi anaknya induk ikan menelan telurnya induk kucing menyembunyikan bayinya
adakah tanpa pamrih? adakah tulus?
ada, ketika kita tak berakal tak berkehendak tak ber-asa
kata tanya itu seakan terhenti di tenggorokan ketika sang hakim mengetuknya kau tidak bersalah bukan kau pelakunya
kata tanya itu seakan terjawab bahwa ada sejumlah tanya lain tentang siapa dan bagaimana atas alasan apa dan tujuan yang mana
kata tanya itu terantuk batu keras dan lara
kata tanya itu melanglang mencari jawab menunjuk para hidung
para hidung berlarian mencari kerumunan menumpuk rerimbunan alibi
kata tanya itu menuntut harus ada yang ditunjuk harus temukan jawab sang itu
kata tanya itu merangsek melahirkan tanya berikutnya kalau bukan dia, siapa?
kata tanya bersandar pada telunjuk para sang hakim
 | Harus | Oct 1, '06 2:26 PM for everyone |
Aku benci kata harus aku benci orang mewajibkan orang lain aku benci hilangnya pilihan dan kemungkinan
konon, dunia ini indah jika kaca mata kita berwarna abu-abu dunia dinamis jika relativisme menjadi cara pandang
kita adalah penentu makna kita
konon, tak ada waktu di dunia ini Tuhan adalah khaliq sekaligus makhluq manusia adalah makhluq sekaligus khaliq
manusia dan alam hanyalah tajalli manifestasi cerminan bayangan
bayangan tak butuh waktu ia ada seketika ia menyertai tapi ia bukan si empunya ia hanya bayangan
ia seakan berkehendak seakan tapi tidak
ia seakan berpikir seakan tapi tidak
ia seakan mengendalikan seakan tapi tidak
cuma ada satu kita dan alam bukan bilangan
cuma ada satu cuma Dia
 | Tibo | Sep 25, '06 3:42 PM for everyone |
apakah kau sejenis manusia? kenapa hak hidupmu dirampas? kenapa kau tak sempat menjawab tanya? kenapa seakan mulutmu tak boleh bicara?
aku mengutukmu jika benar kau mencabut nyawa manusia lain
tapi aku juga mengutuk manusia lain yang menentukan bahwa nyawamu layak juga dicabut
apakah manusia boleh dibunuh? apakah manusia boleh dihentikan hak hidupnya? apa Tuhan mengijinkan manucia menjadi algojo untuk manusia lainnya?
aku mengutukmu, jika benar itu kamu tapi aku juga mengutuk mereka
manusia manapun tak berhak membunuh manusia manapun
sebungkus rokok berkas berserakan asbak kura-kura keyboard lusuh segelas teh manis panas
setumpuk buku kertas potongan kecil-kecil korek gas
 | Kadang | Sep 21, '06 12:58 PM for everyone |
ada saatnya aku platonik ada saatnya
Pendosa bertanggung jawab pada diri dan Tuhannya pendosa berdosa meski tanpa mata orang lain pendosa kadang gugur dosanya karena kebaikan pendosa tak butuh palu sidang pendosa tak ternegosiasi
Terdakwa bertanggung jawab pada manusia lain pada hukum manusia terdakwa tak dihukum tanpa mata orang lain terdakwa kadang lolos karna negosiasi terdakwa butuh saksi dan fakta kasat mata terdakwa butuh ketentuan manusiawi
Jika pendosa sama dengan terdakwa hakim mampu mewakili Tuhan dosa bisa disogok dan dinegosiasi voucher penebusan dosa bisa diobral
Lalu Di negeri macam apa kita?
 | Cantik | Sep 19, '06 3:14 AM for everyone |
Kamu cantik aku membencimu
Kamu cantik mengalihkan perhatianku dari ribuan hal lain
Kamu cantik mencuri banyak waktuku
tak banyak yang bisa aku lakukan kalau kamu selalu cantik
Karena rumput diam akulah yang harus bicara akulah yang harus berteriak
ketertindasan ini ketidakadilan itu bukan lagi persoalan
kebusukan ini bukan lagi akibat
mereka adalah sebab dari akibat yang sudah tak terhitung dari ribuan korban yang tak berujung
mereka akar bukan lagi ranting
karena rumput diam akulah yang berdosa
Tuhan tak mati ia masih diatasnamakan ia masih dibawa-bawa ia masih diteriakkan
Tuhan tak mati firmannya masih membahana ia bahkan ada di mana-mana
Lalu Nietszche membunuh siapa?
 | Guestbook | |
 |
Nik, kamu sangat romantis dan ternyata juga seorang sastrawan. Salut |
 |
Mampir ya om, tak komentari; Ak suka ma puisimu yg judulnya senyum...ehm ehm |
 |
Menjejakkan hati? Sssst, jangan kenceng2... |
 |
hanya sekedar mampir, ikut menjejakkan hati ditempat yg mungkin dapat membuat ku terpana menatap keindahan dunia-mensyukuri pemberianNya yg sering kali terlewatkan jiwa..halahh..naon deui ieu teh?!! :D hihihihi...sorry, iseng Mas!!--intina mahh sayah cuman pengen bilang klo saya dah buka multiply mu aja..gtuhh..hehehe... |
 |
Hola bung. Gak nyangka ketemu di dunia maya. Piye, bojomu? |
 |
Selamat ya... Maaf, tidak bisa hadir untuk acara pernikahan mas anick besok. semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warrahmah. Jangan lupa setelah menikah mampir ke Yogya...dan mampir ke rumahku..., Salam buat Aniq nya.. |
 |
Halo bung Anick, thanks for "dropping by" in my site! |
| |